Munirulabidin's Blog

May 17, 2010

Pentinya Ikatan Alumni UIN Maliki Malang

Filed under: PENDIDIKAN,UMUM — Dr. Munirul Abidin, M.Ag @ 1:27 am

Hari ini, Sabtu 15 Mei  2010, UIN Maliki Malang akan mewisuda kurang lebih 450 mahasiswanya dari berbagai macam fakultas dan jurusan.  Sebentar lagi mereka akan resmi menjadi alumni UIN Maliki dan mereka akan menyebar ke dalam masyarakat untuk mengabdi kepada mereka. Mungkin sebagian di antara mereka ada yang langsung melanjutkan kuliah S2, sebagian ada yang langsung bekerja di lembaga-lembaga yang sesuai dengan bidang mereka, sebagian yang lain ada yang masih istirahat dulu di rumah untuk membantu orang tua, dan mungkin ada aktivitas-aktivitas lainnya yang tidak kita ketahui.

Salah satu ukuran keberhasilan pendidikan tinggi kita, yang dijadikan sebagai tolok ukur oleh masyarakat dewasa ini adalah seberapa jauh tingkat penyerapan masyarakat kita terhadap alumni.  Jika para lulusan kita segera mendapatkan posisi di dalam masyarakat, dalam arti mendapatkan pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri setelah mereka selesai kuliah, berarti tingkat penyerapan masyarakat terhadap alumni kita tinggi. Tetapi jika sebagian besar dari alumni kita tidak diterima oleh masyarakat dan sulit atau belum mendapatkan pekerjaan, berarti ada sesuatu yang dalah dengan pendidikan kita dan perlu dibenahi lebih lanjut.

Berdasarkan Standard Pencapaian Minimal (SPM) UIN Maliki Malang tahun 2009, mestinya tahun 2009 ini 60% dari alumninya, harus sudah mendapatkan pekerjaan di dalam masyarakat. Akan tetapi, dalam rapat yang dilakukan oleh Komite Jaminan Mutu (KJM) beberapa waktu yang lalu, masing-masing fakultas belum memiliki hitungan yang jelas tentang berapa besar jumlah alumni mereka yang sudah diserap oleh masyarakat.  Selama ini, belum ada survey yang pasti tentang tingkat penyerapan alumni UIN Maliki Malang di masyarakat, sehingga belum diketahui berapa persen alumni yang sudah terserap.

Menurut ketua KJM UIN Maliki Malang, Dr. Sugeng Listiyo, program pendataan daya serap masyarakat terhadap alumni ini, memang merupakan program yang berat dan membutuhkan biaya yang mahal, karena diperlukan survey ke kota-kota di seluruh Indonesia untuk mengetahui berapa orang alumni kita yang telah bekerja di lembaga-lembaga tertentu yang ada di kota-kota tersebut. Jika masing-masing fakultas misalnya, mengadakan survey sendiri-sendiri, tentu akan mengeluarkan biaya yang sangat mahal. Ada usulan agar survey dilakukan secara bersama-sama, tetapi masalahnya lembaga yang menyerap alumni dari tiap-tiap fakultas juga akan berbeda-beda, sehingga survey bersama pun juga kurang efektif.

Mungkin salah satu alternatif yang paling memungkinkan untuk mendata alumni dan daya serap masyarakat terhadap alumni ini adalah dengan membentuk Ikatan Alumni UIN Maliki. Perlu ada sarana organisasi atau yayasan yang dapat mengumpulkan seluruh alumni UIN Maliki Malang, sehingga mereka bisa berkumpul di tempat dan waktu bersama. Semua alumni diundang  melalui alamat yang bisa dihubungi, melalui mass media, face book, friendster, iklan di internet dan sebagainya agar mereka hadir dalam acara temu alumni dan pembentukan ikatan alumni UIN Maliki. Kegiatan ini sebaiknya diadakan setiap tahun, sehingga data para alumni kita akan diketahui secara cepat dan dengan biaya yang lebih ringan. Di samping itu, dengan adanya temu alumni itu, mereka akan bisa saling tukar pendapat tentang pengalaman, pekerjaan, lowongan pekerjaan dan sebagainya, sehingga acara temu alumni tersebut membawa manfaat bagi mereka.

Memang muncul pertanyaan, tugas siapa sebenarnya yang bertanggung jawab menangani masalah alumni tersebut? Ada tarik menarik memang antara Penanggung Jawab bidang Akademik dan Bidang Kemahasiswaan. Sebagian mengatakan bahwa masalah alumni merupakan tanggung jawab akademik dalam hal ini PR I dan Pembantu Dekan I. Tetapi sebagian lain mengatakan bahwa itu merupakan tugas PR III dan Pembentu Dekan III. Menurut hemat saya, berdasarkan pengalaman di beberapa perguruan tinggi lain, tugas penjaringan alumni merupakan tugas PR III atau kemahasiswaan dan Pembantu Dekan III di fakultas masing-masing, karena tugas ini erat hubungannya dengan kemahasiswaan. Karena itu, jika Ikatan Alumni UIN Maliki ini dibentuk, maka Bagian Kemahasiswaan harus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ikatan Alumni merupakan sarana yang sangat penting bagi alumni UIN Maliki, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan. Tidak saja silaturahim, tetapi juga bisa dijadikan sebagai ajang untuk tukar pendapat, tukar pengalaman, kerjasama, tukar informasi dan sebagainya, sehingga diharapkan seluruh alumni UIN Maliki Malang, tidak terputus hubungannya, baik dengan kampus maupun sesama alumni. Wallahu a’lam.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: