Munirulabidin's Blog

May 7, 2010

Hari Kiamat

Filed under: AGAMA DAN FILSAFAT — Dr. Munirul Abidin, M.Ag @ 12:29 pm

HARI KIAMAT

Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan adanya sebuah film yang sangat populer di masyarakat yang berjudul “2012”. Film ini menggambarkan tentang prediksi hari kiamat yang akan terjadi pada taanggal 21 bulan 12 tahun 2012. Menurut informasi yang kita dengar, pembuatan film ini didasarkan pada sebuah ramalan dari suku Maya, yang memiliki perhitungan menurut cara mereka bahwa kiamat atau bencana alam besar-besaran akan terjadi pada tahun 2012. Karena film ini dianggap meresahkan, maka MUI Malang melarang menonton film ini, karena dapat menyesatkan orang, terutama kaum muslimin. Banyak juga para peramal dan bahkan ilmuwan yang meramalkan hari kiamat pada tahun-tahun lain sebelumnya, seperti dulu pernah diramalkan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun tanggal 9 bulan 9 tahun 2009. Tetapi kenyataannya sampai sekarang dunia masih utuh. Memang beberapa bencana alam sering terjadi dan melanda bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa lain di belahan dunia, tetapi hal itu tidak membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan dan keberlangsungan hidup manusia. Di beberapa situs dan website juga ada yang meramalkan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2010, tetapi apakah ramalan itu benar-benar akan terjadi atau tidak wallahu a’lam.

Untuk menghindari banyaknya kekeliruan dalam memahami hari kiamat itu, maka saya ingin menyampaikan beberapa informasi terkait dengan hari kiamat ini menurut perspektif Islam, terutama yang bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah, Perkataan para sahabat dan para salaf. Tentang penilaian bagaimana dan kapan kiamat akan terjadi, sepenuhnya saya serahkan kepada para pembaca yang budiman.

Kata kiamat berasal dari bahasa Arab “qiyaamah”. Kata ini secara bahasa merupakan masdar dari kata qaama, yaquumu, lalu dimasukkan ta’nits untuk tujuan mubaalaghah sebagaimana kebiasaan orang Arab.

Dinamakan demikian karena di dalamnya ada perkara-perkara besar yang dijelaskan oleh nash. Di antaranya adalah menghadapnya manusia kepada Tuhan semesta alam.

Hari kiamat dalam bahasa Arab lainnya adalah as-saa’ah yang secara bahasa berarti bagian dari waktu. Sedangkan secara istilah adalah waktu yang di dalamnya terjadi hari kiamat, yaitu hari yang di dalamnya terjadi kerusakan di dunia ini.

Hari kiamat ada beberapa macam, yaitu:

  1. Kiamat shughra (kecil), yaitu kematian manusia.
  2. Kiamat wustha (sedang), yaitu kematian penduduk abad pertama Hijriyah.
  3. Kiamat kubra (besar), yaitu kebangkitan manusia dari kuburan mereka untuk dihisab dan diganjar.

Kiamat Kubra mempunyai banyak nama, di antaranya: al-haaqqah, al-qaari’ah, al-waaqi’ah, ash-shaakhkhah dan nama-nama lainnya yang menunjukkan pentingnya nama ini.

Syarat-syarat terjadinya hari kiamat ini banyak, di antaranya adalah pengutusan Nabi Muhammad Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam, munculnya fitnah, munculnya asap, terbitnya matahari dari barat dan sebagainya, yang nanti akan dijelaskan dalam ayat-ayat dan hadits-hadits berikut ini.

Firman Allah Tentang Kiamat:

Mengenai hari kiamat ini, Allah Subhaanahu wa Ta’aala befirman,

  1. 1. “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah.” (An-Nisa’: 87)
  2. “Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.” (Al-Hijr: 85)
  3. “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” (Al-Anbiya’: 1)
  4. “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).” (Al-Hajj: 1)
  5. “Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (Al-Ahzaab: 63)
  6. “Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan.” (Al-Qamar: 1)

Sabda Rasulullah Tentang Hari Kiamat:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ كَفَضْلِ إِحْدَاهُمَا عَلَى الأُخْرَى وَضَمَّ السَّبَابَةَ وَالْوُسْطَى (رواه البخاري ومسلم والترمذي)

“Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata, ‘Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Jarak antara masa aku diutus dengan masa terjadinya Hari Kiamat adalah seperti dua jari ini (yaitu jari telunjuk dan jari tengah) seperti kemuliaan salah satunya atas yang lain, sambil mendempetkan antara jari telunjuk dan jari tengah.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Muslim dan At-Tirmidzi)

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ  يُشِيرُ بِإِصْبَعِيْهِ فَيَمُدَّهُمَا (متفق عليه)

“Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad Radhiyallahu ‘Anhu berkata, ‘Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Saya diutus dan hari kiamat seperti ini, sambil mengisyaratkan dengan kedua jarinya lalu mengulurkan keduanya.” (Muttafaq ‘Alaih)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ بَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ  عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَجْلِسٍ يُحَدِّثُ الْقَوْمَ جَاءَهُ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ فَمَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ  عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ سَمِعَ مَا قَالَ فَكَرِهَ مَا قَالَ وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ لَمْ يَسْمَعْ حَتَّى إِذَا قَضَى حَدِيثَهُ قَالَ أَيْنَ أُرَاهُ السَّائِلُ عَنِ السَّاعَةِ قَالَ هَا أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِذَا ضُيِّعَتِ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا قَالَ إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ (رواه البخاري)

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata, ‘Ketika Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam di suatu majlis memberikan ceramah kepada kaum, tiba-tiba ada seorang Arab Badui datang seraya bertanya, ‘Kapan hari kiamat terjadi?’ Rasulullah terus melanjutkan ceramahnya. Sebagian kaum berkata, ‘Beliau mendengar apa yang dikatakan, lalu tidak menyenanginya.’ Sebagian lain berkata, ‘Beliau tidak mendengar.’  Sehingga, ketika selesai berceramah, beliau bersabda, ‘Mana orang yang bertanya tentang hari kiamat tadi?’ Dia menjawab, ‘Saya wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda, ‘Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah terjadinya hari kiamat.’ Dia bertanya, ‘Bagaimana amanat itu itu disia-siakan?’ Beliau bersabda, ‘Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah terjadinya hari kiamat.” (Diriwayatkan Al-Bukhari)

Penuturan Para Salaf :

  1. Ali bin Abi Thalib Karamahullahu Wajhah, ketika ditanya tentang perhitungan amal manusia beliau berkata, “Sebagaimana Allah memberi rizki kepada mereka dengan makanan yang sama, maka demikian juga Allah memperhitungkan amal mereka dalam waktu yang sama.”
  2. Ikrimah Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Sesungguhnya hari kiamat itu terjadi karena kejahatan manusia.”
  3. Wahab bin Munabbih Rahimahullah berkata, “Jika hari kiamat terjadi, pohon-pohon berteriak seperti teriakan wanita dan pohon-pohon anggur meneteskan darah.

Kisah-Kisah Seputar Hari Kiamat:

  1. 1. Yasir bin Jabir berkata, “Di Kufah bertiup angin merah (lesus). Lalu datanglah seorang lelaki yang tidak punya sopan santun seraya berkata, “Ketahuilah wahai Abdullah bin Mas’ud, hari kiamat datang.” Yasir berkata, “Maka dia langsung duduk dan sebelumnya berbaring seraya berkata, “Sesungguhnya hari kiamat tidak datang hingga harta warisan tidak dibagi dan tidak senang dengan ghanimah.” Kemudian dia mengisyaratkan dengan tangannya begini dan mengarahkannya ke arah Syam seraya berkata, “Musuh akan berkumpul untuk menghadapi orang Islam dan orang-orang Islam akan berkumpul menghadapi mereka.” Saya tanyakan, “Romawi maksudmu?” Dia menjawab, “Ya, pada saat peperangan itu, akan terjadi perlawanan yang keras. Maka orang-orang Islam menyaratkan satu syarat yaitu kematian. Jangan kembali kecuali menang. Maka mereka menyerang lagi hingga mereka dipisahkan oleh malam. Maka masing-masing kelompok kembali tanpa membawa kemenangan sehingga Maka batallah syarat itu. Kemudian orang-orang Islam membuat syarat lagi yaitu kematian. Jangan kembali kecuali menang. Lalu mereka berperang hingga mereka dipisahkan oleh malam. Maka masing-masing kelompok pulang tanpa membawa kemenangan sehingga batallah syarat itu. Kemudian orang-orang menyaratkan satu syarat yaitu kematian. Jangan kembali kecuali menang. Lalu mereka menyerang hingga sore hari. Masing-masing kelompok kembali tanpa membawa kemenangan. Maka batallah syarat itu. Pada hari keempat, sisa pasukan Islam menyongsong mereka (musuh) hingga Allah memberikan kemenangan kepada mereka, sehingga mereka menyerang pasukan Romawi dengan dahsyat, baik dia mengatakan, “Yang tidak ada tandingnya” atau mengatakan, “Yang belum pernah ada yang menandinginya.” Hingga burung-burung hinggap di pundak mereka dan tidak meninggalkan mereka hingga mereka tersungkur mati. Jika dihitung anak keturunan seorang ayah berjumlah seratus, maka tidak tersisa dari mereka kecuali satu. Ghanimah apa yang membuatnya senang dan warisan apa yang dibagi? Ketika mereka dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba mereka mendengar kesedihan yang lebih besar dari itu. Lalu datanglah suara kepada mereka bahwa Dajjal telah mengejar mereka dalam kemarahan mereka. Lalu mereka membuang apa yang ada di tangan mereka untuk menyongsong. Mereka mengutus sepuluh tentara kuda pilihan. Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya saya benar-benar mengetahui nama-nama mereka, nama-nama orang tua mereka, dan warna-warna kuda mereka. Mereka adalah pasukan kuda terbaik di muka bumi pada saat itu atau sebagian pasukan kuda terbaik di muka bumi pada saat itu.” (Diriwayatkan Ahmad)
  2. Dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu berkata, “Ketika seorang Arab berada di suatu bagian dari wilayah Madinah sedang menggembala kambingnya, dia diserang oleh serigala lalu mengambil salah seekor dari kambingnya. Orang Arab itu tahu, lalu dia berusaha untuk menyelamatkannya dengan menakut-nakuti serigala itu dan serigala itu pun melawannya sambil berjalan. Kemudian serigala itu berjongkok dengan menunggingkan ekornya seraya berkata kepadanya, “Kamu telah mengambil rizki yang Allah berikan kepadaku.” Dia berkata, “Sungguh menakjubkan serigala ini, berjongkok dan menunggingkan ekornya lalu berbicara kepadaku. Lalu serigala itu berkata, “Demi Allah, apakah kamu tidak tahu sesuatu yang lebih menakjubkan dari itu?” Serigala itu melanjutkan, “Ketika Rasulullah berada di antara dua pohon korma, sedang berceramah kepada manusia tentang sesuatu yang telah terjadi di masa lalu dan apa yang terjadi setelah itu, tiba-tiba pohon korma itu menangis.” Abu Sa’id berkata, “Lalu orang Arab itu meneriaki kambing-kambingnya hingga dibawa ke Madinah. Kemudian dia berjalan menuju Nabi dan mengetuk pintu beliau. Ketika Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam selesai shalat, beliau bersabda, “Mana orang Arab pemilik kambing itu?” Lalu orang Arab itu berdiri dan Nabi berkata, “Ceritakan kepada manusia apa yang kamu dengar dan apa yang kamu lihat.” Maka orang Arab itu pun bercerita kepada manusia tentang serigala yang dilihatnya dan apa yang didengar darinya. Pada saat itu, Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Dia benar, tanda-tanda yang akan terjadi sebelum hari kiamat. Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, hari kiamat tidak terjadi hingga salah seorang di antara kamu keluar meninggalkan isterinya (keluarganya), lalu sandal, pecut atau tongkatnya memberitahukan kepadanya tentang apa yang dilakukan isteri (keluarganya) setelah dia tinggal.” (Diriwayatkan Imam Ahmad)
  3. “Dari Sahal bin Sa’ad As-Sa’idi Radhiyallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Ya Allah, saya tidak akan menemui suatu zaman-atau kalian tidak akan menemui suatu zaman-yang di dalamnya orang alim tidak diikuti dan tidak segan di dalamnya terhadap orang yang murah hati, hati mereka adalah hati orang non Arab dan mulut mereka mulut Arab.” (Diriwayatkan Ahmad)

Tanda-tanda hari kiamat:

Banyak sekali  hadits-hadits Rasulullah yang menjelaskan tentang tanda-tanda datangnya hari kiamat. Di antaranya adalah:

1. Diutusnya Rasulullah saw

Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya amanat

Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)

3. Penggembala menjadi kaya

Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)

4. Sungai Efrat berubah menjadi emas

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam

”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

6. Banyak terjadi pembunuhan

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)

7. Munculnya kaum Khawarij

Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).

8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman

“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)

9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)

10. Dominannya Fitnah

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).

11. Sedikitnya ilmu

12. Merebaknya perzinahan

13. Banyaknya kaum wanita

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)

14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)

15. Menyebarnya riba dan harta haram

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)

16. Menggembungnya bulan

Rasulullah saw bersabda: ” di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit(awal bulan) ” dishahihkan� AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan “di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak” (Ash Shahiihah AlBani 2292)

Dari beberapa penjelasan tentang hari kiamat di atas, baik yang bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah, perkataan para sahabat dan salafushaleh tentang hari kiamat dan tanda-tandanya, masihkah anda yakin bahwa hari kiamat akan terjadi pada tanggal 21 bulan 12 tahun 2012? Wallahu a’lam bishawab.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: