Munirulabidin's Blog

May 7, 2010

FORMAT PENULISAN KARYA ILMIAH BERBASIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DI UIN MALIKI MALANG

Filed under: UMUM — Dr. Munirul Abidin, M.Ag @ 12:26 pm

Seminggu lagi, tepatnya tanggal 3-4 Pebruari 2010, dosen-dosen Fakultasn Sains UIN Maliki akan mengadakan workshop terkait dengan integrasi agama dan sains. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka untuk mencari format standar dalam penulisan karya ilmiah berbasis integrasi di UIN Maliki, khususnya di fakultas Sains dan Teknologi. Selama ini memang sudah diterapkan sejak empat tahun yang lalu, tetapi belum memiliki format yang baku dan jelas, karena itu perlu dilakukan workshop guna mencari format yang baku agar para pembimbing skripsi dan juga para mahasiswa tidak kebingungan ketika menulis skripsi.

Selama ini, cara dosen dalam memberikan bimbingan skripsi berbasis integrasi sains dan agama, sangat bervariatif. Sebagian ada yang berusaha mengintegrasikannya secara umum saja, diletakkan pada bab satu tanpa dilakukan pembahasan pada bab tiga atau empat. Sebagian lain ada yang melakukan pengintegrasian pada setiap bab, mulai dari bab satu, dua, tiga, empat hingga kesimpulan dan mungkin ada format-format lain yang berbeda dari apa yang saya sebutkan, sehingga model atau format penulisan karya ilmiah terutama skripsi yang berbasis integrasi agama dan sains ini masih simpang siur.

Menghadapi workshop tersebut, perlu disusun suatu konsep yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk workshop sehingga nantinya ketika workshop masing-masing orang sudah memiliki konsep yang ingin disharingkan dengan para peserta workshop.

Menurut saya format penulisan karya ilmiah, terutama skripsi dan thesis, yang berbasis integrasi adalah sebagai berikut:

Pertama, pada bab I merupakan latar belakang yang melandasi seseorang melakukan penelitian. Pada bab ini harus ada ayat, hadits atau ajaran agama Islam yang melandasi penulis sehingga dia tertarik untuk melakukan penulisan skripsi. Dalam latar belakang harus ada “idealitas”, ada problem atau gap dan ada gagasan untuk menyelesaikan problem (urgensi penelitian) yang kemudian menjadi judul penelitian. Kebanyakan para mahasiswa dalam menulis latar belakang tidak memenuhi tiga unsur di atas, sehingga hanya datar-datar saja. Para pembimbing skripsi juga banyak yang tidak memperhatikan ketiga aspek di atas, padahal ketiga aspek itu merupakan unsur-unsur yang sangat penting dalam penyusunan karya ilmiah.

Kedua, pada bab II atau biasanya landasan teori, merupakan teori-teori yang melandasi penelitian. Selama ini format penulisan teori penelitian yang berbasis integrasi juga bervariatif. Ada yang ayat-ayatnya langsung digabungkan dengan teori-teori yang umum ilmiah dan ada yang dipisah pada sub bab tersendiri pada bagian akhir. Untuk jurusan biologi, fisika dan kimia mungkin bisa diterapkan, tetapi untuk jurusan matematika dan informatika mungkin akan mengalami kesulitan. Karena itu, biasanya saya lebih senang dalam landasan teori dimasukkan dalam sub bab tersendiri yang mencantumkan ayat-ayat dan hadits-hadits yang terkait dengan penelitian. Memang untuk kajian-kajian tertentu bisa langsung digabungkan pembahasannya dengan sub-sub bab lain yang terkait dengan teori-teori ilmu terapan, tetapi ketika yang dibahas masalah yang sulit dikaitkan dengan agama, akan menjadi problem tersendiri sehingga kelihatan ayat-ayat yang dicantumkan terkesan asal tempel dan tidak nyambung atau terlalu dipaksakan.

Ketiga, pada bab III atau metodologi saya kira tidak perlu ada integrasi, tetapi cukup dilakukan dengan metode ilmiah yang biasa dilakukan berdasarkan metode keilmuan yang tertentu.

Keempat, pada bab IV atau pembahasan, saya melihat juga terdapat beberapa perbedaan dalam menyusun pembahasan dan bagaimana membahasnya. Beberapa mahasiswa dan para dosen pembimbing juga berbeda-beda dalam melakukan pembahasan yang berbasis integrasi ini. Banyak di antara pembahasan itu yang terkesan asal-asalan dan tidak nyambung dengan hasil penelitian. Menurut saya sendiri, pembahasan merupakan sub bab yang sangat penting, mau kemana penelitian itu kita arahkan. Karena itu, kajian keagamaan sangat penting dalam bab pembahasan ini. Hanya saja bagaimana cara membahasnya, itu yang kemudian masih simpang siur.

Menurut saya, model pembahasan karya ilmiah berbasis integrasi agama dan sains adalah bagaimana hasil penelitian itu dijadikan untuk menafsiri ayat-ayat al-Qur’an yang telah kita cantumkan pada bab I dan II. Hasil penelitian yang kita kaji harus mampu memberikan penguat atau penjelas atas ayat-ayat Al-Qur’an yang telah menginspirasi kita untuk menulis skripsi. Karena itu, posisi bab ini sangat penting, karena di sinilah letak integrasi yang sesungguhnya. Misalnya, ketika mahasiswa meneliti tentang kesuburan tanah dengan pupuk organik, sehingga dia menemukan bahwa pupuk organik lebih bagus dan lebih efektif dibandingkan dengan pupuk kimia dengan komposisi sekian-sekian, maka hasil penelitian itu dijadikan untuk menafsirkan ayat Al-Qur’an tentang kesuburan tanah atau kerusakan lingkungan dan sebagainya. Maksud dari pembahasan ini adalah menjadi hasil-hasil penelitian itu sebagai penafsiran baru yang bernuansa ilmiah terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini hanya ditafsiri dengan penafsiran yang agamis.; JIka hal ini dapat dilakukan, saya yakin penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini terkesan kaku dan monoton, dapat menjadi segar kembali setelah munculnya tafsir-tafsir ilmiah dari karya para dosen dan mahasiswa UIN Maliki yang berbasis integrasi.

Saya berharap, lewat tulisan ini juga dapat memancing para dosen dan mahasiswa untuk dapat memberikan sumbangan terkait dengan integrasi agama dan sains ini, sehingga model penulisan karya ilmiah berbasis integrasi agama dan sains di UIN Maliki dapat dengan segera menemukan format yang baku dan menjadi percontohan bagi PTAI dan PTAIN di seluruh Indonesia. Demikian harapan saya, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: